Kamis, 21 Januari 2010


Tunas bambu atau rebung yang bisa di makan juga di kumpulka dan dijual kepada perantara, yang membawanya ke pasar-pasar di kota, sementara bagian serat yang tidak bisa dimakan dibawa ke oabrik kertas. Kertas berkualitas rendah yang dihasilkan di ekspor ke Taiwan sebagai "uang palsu" untuk dibakar ketika orang sedang sembahyang.

1 komentar: